Selamat Datang di Suara Arus Bawah

Rabu, 04 Februari 2026

Isteri Di Terkam Buaya, Suami Berkorban Selamatkan, Aksi Heroik Luar Biasa

ilustrasi gambar buaya

Tembilahan, Suara arus bawah.com.- Aksi heroik  sangat mendebarkan, Detik-detik menegangkan terjadi di Parit Ogok, Kelurahan Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Seorang suami yang sangat menyayangi istrinys mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan sang istri yang diserang buaya saat beraktivitas di sungai, Sabtu (17/1/2026) sore.

saat itu Korban, Salasiah (65), tengah mencuci di sungai belakang rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB. Tanpa peringatan, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menerkam tangan kiri korban, lalu menyeretnya ke tengah aliran sungai.

Kejadian itu disaksikan langsung oleh suami korban yang sedang mandi di tepi sungai. Mendengar teriakan minta tolong, ia tanpa ragu langsung terjun dan memeluk istrinya yang masih berada dalam gigitan buaya.

Baca juga: Pemprov Aceh Masuk-8-besar-nasional-berkinerja-pelayanan-publik.

Dengan tenaga seadanya, sang suami menendang tubuh buaya berulang kali agar melepaskan cengkeramannya. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut membantu melawan reptil tersebut hingga korban berhasil ditarik ke daratan.

“Korban dipeluk suaminya sambil menendang buaya. Warga yang kebetulan mandi di sungai juga ikut membantu,” ujar Antoni, saksi mata.

Setelah beberapa saat berjibaku, buaya akhirnya melepaskan gigitannya dan menghilang ke dalam sungai. Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Jasa Marga Siagakan 8 Pompa :Air Masih Menggenang di Tol Sedyatmo Menuju Bandara Soeta

Akibat kejadian tersebut, Salasiah mengalami luka serius. Tulang lengannya dilaporkan patah akibat gigitan buaya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Inhil, Junaidy, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menurunkan empat personel untuk menyisir sungai mencari buaya yang menyerang warga.

“Tim kami langsung bergerak ke lokasi. Penyisiran dilakukan, namun hingga malam buaya belum ditemukan,” kata Junaidy, Ahad (18/1/2026).

Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter. DPKP Inhil mengimbau warga yang tinggal dan beraktivitas di bantaran sungai agar lebih waspada dan segera melapor jika melihat kemunculan buaya. (*)

Tags

Terkini