Selamat Datang di Suara Arus Bawah

Sabtu, 02 Mei 2026

Kisah Pilu Pak Slamet Suradio, Masinis Kereta Api Dalam Tragedi Bintaro 1987. Beliau Selamat dari Maut Tapi Dijebloskan Ke Penjara Lalu Dipaksa mengaku,Hidup Miskin kelaparan,Tinggal di mushola. Diceraikan istri dan disalahkan seumur hidup.

Kisah pilu Slamet si masinis kereta api

Pekanbaru-suaraarusbawah.com

Namanya Slamet Suradio, beliau adalah masinis kereta api KA-225 yang dituduh sebagai terdakwa Tragedi Bintaro pada tahun 1987. Beliau dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas KPKA.

Padahal saat itu beliau telah menerima surat PTP Yang artinya diizinkan berangkat.

Baca juga: Bupati Anton Lepas Keberangkatan JCH Melalui Bandara Tuanku Tambusai Tahun 2026

Namun ternyata ada kesalahan komunikasi antara petugas PPKA St Sudimara dengan St Kebayoran, yang menyebabkan terjadinya insiden hebat ini, mengakibatkan 139 korban meninggal dan 254 orang terluka.

Pak Slamet juga dituduh melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabr*kn terjadi untuk menyelamatkan diri. Padahal Beliau sama sekali tidak keluar dan tetap berusaha menarik rem darurat sekuat tenaga, justru yang keluar menyelamatkan diri adalah asisten masinis.

Namun beliau memilih tetap di dalam hingga tangannya tidak kuat menarik rem lagi, dan saat terjadinya tabrakan beliau terpental ke bawah sehingga tulang pinggulnya ret4k dan matanya terkena pecahan kaca.

Baca juga: Perkumpulan Masyarakat Jawa Riau Adakan Mubes, Letkol TNI purn Sukiman Terpilih Sebagai ketua Umum

Beliau jg meminta orang l untuk memfotokopi surat PTP sebanyak mungkin yang masih ada dalam kantongnya. Itulah bukti bahwa beliau diizinkan untuk
memberangkatkan kereta, dan di surat itu terdapat bercak darah.

Pak Slamet tidak melihat rambu-rambu sepanjang perjalanan yang mengisyaratkan adanya peringatan darurat atau perintah memberhentikan kereta.

Namun dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beliau divonis sebagai terpidana dan surat PTP yang telah difotokopi sebanyak itu tiada artinya di hadapan majelis hakim, Beliau mengabdikan diri selama 23 thn.

Beliau seringkali dipaksa ttd dokumen yang tidak jelas asal usulnya oleh oknum dan beliau dipecat dari masinisnya tanpa pesangon sedikitpun.

Sang istri yang seharusnya mendukung Pak Slamet, justru malah menggugat cerai dan menikah dengan pria lain.

Kini beliau mengais rezeki dengan berjualan rok*k eceran, di suatu tempat yang jauhnya sekitar 15 km dari rumahnya.

Beliau pernah sama sekali tidak pulang ke rumah selama 2 bulan karena tidak adanya ongkos pulang, Dia tidur sehari-harinya di musalla.

Kisah pilu Slamet sang masinis kereta apiSampai sekarang beliau masih menyimpan fotokopi surat PTP dengan harapan nama baiknya dikembalikan seperti dahulu kala.

 

suaraarusbawah.com

Tags

Terkini