OPINI – Seorang pemimpin yang baik bukan hanya mereka yang diberi amanah untuk memimpin, tetapi sosok yang mampu menghadirkan keteladanan dalam setiap langkahnya. Ia berjalan di depan untuk memberi arah, namun tetap berada di tengah untuk menjaga kebersamaan dan hadir di belakang untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.
Diantara sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah sifat yang selalu diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW. yaitu siddiq (jujur), amanah (bertanggung jawab), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas).
Dengan sifat kepemimpinan yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW. dalam mengarungi perjalanan dakwahnya untuk membangun sebuah tatanan masyarakat yang tertata rapi, harmonis dan berkeadilan. Prinsip-prinsip itulah yang membuat Nabi Muhammad SAW. berhasil memberdayakan masyarakat Jazirah Arab pada saat itu.
Banyak hadis-hadis yang membahas tentang konsep manajemen masyarakat yang relevan sepanjang zaman. Konsep kepemimpinan yang baik bisa kita rujuk dari hadis dibawah ini.
Nabi Muhammad SAW. bersabda yang artinya: Dari Ibn ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Seorang pemimpin negara adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka. Seorang wanita adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas tanggung jawabnya. Seorang pembantu adalah pemimpin terhadap harta majikannya dan akan dimintai pertanggungjawaban atasnya. Dan setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari) hadis, no. 893 & 2554.
Hadits di atas menerangkan bahwa setiap kita adalah seorang pemimpin. Pemimpin itu bukan hanya mereka yang memiliki kekuasaan seperti presiden, gubernur, bupati/walikota dan pejabat lainnya. Akan tetapi, seorang ART (Asisten Rumah Tangga) sekalipun termasuk dalam kategori pemimpin yang memiliki tanggung jawab terhadap harta majikannya.
Baca juga: Miris Pemprov Riau, Belum Gaji Guru SLTA Gubri Abdul Wahid Harus Beri Solusi
Konsep manajemen ini mengutamakan prinsip keadilan dan anti diskriminasi. Keadilan adalah perlakuan yang setara dan tidak memihak berdasarkan hak setiap orang. Sedangkan, diskriminasi adalah perlakuan tidak adil terhadap individu atau kelompok berdasarkan karakteristik seperti ras, budaya, agama, politik, status sosial dan ekonomi. Keadilan berlawanan dengan diskriminasi keadilan memastikan setiap orang diperlakukan secara setara oleh hukum dan memiliki akses yang sama dalam berbagai hal. Sementara diskriminasi adalah melanggar prinsip.
Dari keempat sifat Nabi Muhammad SAW. di atas dapat kita jadikan landasan untuk memimpin masyarakat, agar masyarakat berdaya dan berkembang.
Ditulis oleh Hafiz Maulana, Irsan Lubis dan Dina, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAI Diniyyah Pekanbaru.

