Selamat Datang di Suara Arus Bawah

Rabu, 04 Februari 2026

Setasiun Pengisian BBM Pesawat Di SSQ Air Port segera Pindah, Akibat Ahli waris Pemilik Tanah Bersangketa

Bandara SSQ 2 Pekanbaru

Pekanbaru,SuaraArus bawah.com, Lambatnya proses ganti rugi Tanah yang digunakan PT Pertamina Depot Bandara Sultan Syarif qasim 2 adalah karena para ahli waris pemilik tanah, Bersangketa, Menurut informasi yang didapat Media Suaraarusbawah.Com. akibat keterlambatan ini pada hari seni tanggal 22 januari 2026, Pertamina mengadakan rapat kordinasi dengan Kejaksaan,dan PT. Angkasa pura 2. dari keimpulan raopat, mendapatkan tiga opsi pembangunan Setasiun bahan bakar pengisian aftur pesawat tersebut, Opsi pertama, dibangun disekitar terminal kargo, Osi kedua menunggu proses perdamaian pihak pihak ahli waris Pemilik tanah, yang ke tiga di upayakan di ujung landasan.

Menurut Ari Junaidi, ST.MT, Salah satu pakar managemen konstruksi, Negara tidak akan mau rugi, karena Setasiun Pengisian bahan bakar Pesawat merupakan program Nasional, bila masalah berlarut larut, antara ahliwaris pemilik tanah, sebaiknya negara, mengambilsikap tegas, Ganti rugi, atau bangun kembali,di masalah ganti rugi tentunya pihak hukumyang paham apakah melalui penitipan biaya ganti rugi di pengadilan, atau membangun tempat baru, biasanya oknum oknum BUMN lebih senang bangun baru, karena proyek baru, dibandingkan melakukan ganti rugi, ahirnya   ahli waris gigit jari.

Sementara itu, Abdul wahab, AM, SH. seorang konsultan hukum berpendapat, proses ganti rugi itu mudah bila para ahli waris tanah tersebut, menurunkan ego, Yang tua membangun komonikasi dengankeluarga secara transparan, yang muda menghargai yang tua, selesia semua urusanya.

Baca juga: Bea Cukai Tak Temukan Tersangka, Ketua Lpbh Nahdatul Ulama Pertanyakan Temuan Pengukapan Kasus Rokok Ilegal Di Pergudangan Pekanbaru

Media suara arus bawah, sedang membangun komonikasi ke Kejaksaan tinggi untuk menggali permasalahan terhambatnya ganti rugi lahan yang sudah ada bangunan setasiun bahan bakar tersebut.sambil menunggu jadwal audensi ke pihak kejaksaaan untuk mendapat uraian berita selanjutnya tentang Permasalahan tersebut.

Tags

Terkini